Advanced Search

Bank Pertanyaan (Klasifikasi Topik :Ontologi)

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa yang dimaksud dengan badâ'', lauh mahfuz, kitabul mubin, lauh mahw wa itsbât?
    12832 Teologi Lama
    "Badâ''" secara leksikal bermakna nampaknya (jelasnya) sesuatu setelah tersembunyi. Dan yang digunakan dalam al-Qur'an adalah makna leksikal ini: "wa badâ'a lahum minaLlâh mâ lam yakunu yahtasibun " Dan jelaslah bagi mereka azab dari Allah yang belum pernah mereka perkirakan." (Qs, al-Zumar [39]:47). Dan secara teknikal sebagian ...
  • Apa hukumnya menyogok seorang pejabat akte supaya mempercepat proses keluarnya sertifikat tanah?
    5663 Hukum dan Yurisprudensi
    Menerima, memberi dan menjadi perantara terjadinya tindakan suap (risywah), bagaimanapun bentuknya dan siapa pun yang melakukannya hukumnya adalah haram. Terlepas dari apakah suap dikeluarkan atau diterima untuk memenuhi hak, menegakkan kebenaran atau menggugurkan kebatilan, atau menegakkan kebatilan dan menggugurkan kebenaran, baik dilakukan untuk inti pekerjaan atau mempercepat selesainya pekerjaan tersebut, ...
  • Apakah puasa diwajibkan bagi seorang pasien yang apabila ia berpuasa akan membahayakan keselamatan jiwanya?
    4872 Hukum dan Yurisprudensi
    Sesuai dengan fatwa para marja taklid dan ulama yang menyatakan bahwa puasa tidak diwajibkan bagi seorang pasien apabila puasa tersebut membahayakan keselamatan jiwanya.[1] Al-Qur’an dalam hal ini menyatakan, “Maka jika salah seorang di ...
  • Apa yang dimaksud dengan wilâyah mutlak fakih?
    4084 System
    Jawaban Ayatullah Mahdawi Hadawi Tehrani adalah sebagai berkut: Wilâyah mutlak disebutkan pada literatur-literatur juris pada masa lalu yang juga disebut sebagai wilâyah umum fakih. Artinya bahwa ketetapan wilâyah fakih pada seluruh tingkatan adalah sama dengan ketetapan wilâyah Nabi Saw dan para Imam Maksum As. Dengan ...
  • Apakah makna dari kata rafidhi itu? Dan mengapa orang-orang Syiah disebut rafidhah?
    8099 شیعه و دیگر مذاهب
    Rafidhah secara leksikal akar katanya dari ra-fa-dh yang bermakna meninggalkan dan melepaskan seseorang atau sesuatu. Secara teknis, penggunaan kata rafidhi dilekatkan pada orang-orang yang meyakini imamah Ahlulbait As dan para pengingkar khilafah para khalifah sebelum Imam Ali As. Bani Umayah dan Bani Abbas serta para pemikir paranoid, ...
  • Apakah mungkin kita menjalin hubungan dengan Imam Zaman?
    7444 Hukum dan Yurisprudensi
    Menjalin hubungan dan tautan antara dua orang tidak mungkin kalau keduanya sama sekali tidak saling mengenal. Hubungan dapat dibina dari satu pihak dan dengan mengenal serta mencintai pihak lainnya menjadi cikal-bakal bagi terciptanya hubungan kedua belah pihak.Sekaitan dengan hubungan kita dengan Imam Zaman Ajf, beliau adalah satu pihak dalam ...
  • Kapankah awal waktu shalat Ashar?
    7574 Hukum dan Yurisprudensi
    Awal waktu shalat Ashar adalah awal waktu fadhilah (utama) itu sendiri yang jatuh setelah waktu khusus shalat Zuhur. ...
  • Mengapa kita harus bertaklid pada seorang marja' tertentu? Apakah hal ini dapat dibuktikan melalui hadis?
    7457 Filsafat Hukum
    Apabila Anda merasa mantap (ithmi’nan) bahwa masing-masing dari mujtahid (marja') pada sebuah bidang khusus fikih lebih pandai (a'lam) dari yang lainnya, atau minimal dalam masalah fikih tingkat a'lamiyah mereka sederajat, maka tidak ada halangan untuk bertaklid kepada beberapa orang marja'. ...
  • Apabila dengan berdoa pelbagai persoalan dapat terpecahkan lantas untuk apa kita berusaha dalam hidup?
    6838 دعا
    Agama Islam adalah agama yang menggabungkan antara lahir dan batin, antara urusan duniawi dan urusan ukhrawi. Sebagaimana pencipta angin dan awan adalah Allah Swt dan curahan hujan dengan memperhatikan aturan-aturan yang ditetapkan bagi di alam natural, namun bagaimanapun sebab turunnya hujan dan berkah langit dan bumi dijelaskan ...
  • Kapan dan pada masa siapa Bunda Maryam dan Bunda Asiyah Sa wafat? Dimanakan keduanya dikebumikan?
    9716 Sejarah Para Pembesar
    Tatkala Fir’aun mengetahui tentang iman Asiyah, ia berulang kali melarangnya dan mendesak supaya meninggalkan ajaran dan Tuhan Musa As, namun puan ini dengan berkukuh tidak menyerah memenuhi keinginan Fir’aun. Pada akhirnya, Fir’aun memerintahkan supaya tangan dan kakinya di tancapkan dengan paku-paku dan diletakkan di bawah ...

Populer Hits