Advanced Search
Hits
18502
Tanggal Dimuat: 2013/12/09
Ringkasan Pertanyaan
Apakah pahala menolong keluarga yang membutuhkan itu lebih besar atau menolong orang lain?
Pertanyaan
Assalamualikum. Bagaimana pahala bila seorang paman yang kaya membantu keponakannya dalam hal pekerjaan dan jika bantuan itu diberikan ke orang lain bagaimana juga pahalanya apakah sama atau lebih besar. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawabannya. Wasalam
Jawaban Global
Menolong keluarga yang membutuhkan lebih bernilai dan berharga ketimbang menolong orang lain. Imam Ali As meriwayatkan dari Rasulullah Saw yang bersabda, “Mulaillah dari memenuhi kebutuhan-kebutuhan. Ibumu, ayahmu, saudarimu, saudaramu. Kemudian kepada orang yang terdekat. Sedekah tidak akan diterima selagi salah seorang kerabatnya yang masih miskin dan membutuhkan.”[1]
Demikian juga Imam Shadiq As ditanya, “Apakah memberi sedekah kepada orang-orang fakir yang datang ke rumah-rumah lebih baik atau kepada kerabat sendiri?” Imam Shadiq As menjawab, “Tidak. Lebih baik mengirimkan sedekah itu kepada keluarganya sendiri. Pahala dan ganjaran (sedekah) ini lebih besar.”[2]
Bahkan apabila keluarga ini bermusuhan dengannya maka pahalanya tetap lebih besar sebagaimana dari Imam Shadiq As diriwayatkan, “Rasulullah Saw ditanya sedekah manakah yang lebih besar pahalannya dibandingkan dengan sedekah-sedekah lainnya?” Rasulullah Saw bersabda, “Sedekah kepada kerabat dan keluarga yang memiliki permusuhan dalam dirinya dengan orang yang memberikan sedekah.”[3]
Akan tetapi hal ini bergantung pada sepanjang di antara keluarga yang membutuhkan. Namun apabila tidak ada lagi di antara keluarga yang membutuhkan maka dibolehkan untuk menolong orang lain.
Mengingat bahwa setiap orang lebih mengetahui urusan keluarganya dan apabila  ia mengetahui bahwa di antara mereka terdapat seseorang yang membutuhkan. Berdasarkan hal ini, apabila kita semua beramal terhadap tugas ini di tengah masyarakat  maka tidak akan ada lagi orang yang membutuhkan dan fakir akan dijumpai di tengah masyarakat. [iQuest]
 

[1]. Muhammad bin Muhammad, Syaikh Mufid, al-Ikhtishâsh, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari dan Mahmud Mahrami Zarandi, hal. 219, al-Mu’tamar al-‘Alami li Alfiyah al-Syaikh al-Mufid, Qum, Cetakan Pertama, 1413 H.  
«قَالَ سَمِعْتُ الْحُسَیْنَ بْنَ عَلِیٍّ یَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ یَقُولُ ابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ أُمَّکَ وَ أَبَاکَ وَ أُخْتَکَ وَ أَخَاکَ ثُمَّ أَدْنَاکَ فَأَدْنَاکَ وَ قَالَ لَا صَدَقَةَ وَ ذُو رَحِمٍ مُحْتَاج‏»
[2]. Syaikh Shaduq, Tsawâb al-A’mâl wa Iqab al-Al-A’mâl, hal. 142, Dar al-Radhi, Qum, Cetakan Pertama, 406 H.  
«عَنْ عَمْرِو بْنِ یَزِیدَ عَنْ أَبِی عَبْدِ اللَّهِ(ع) قَالَ سُئِلَ عَنِ الصَّدَقَةِ عَلَى مَنْ یَسْأَلُ عَلَى الْأَبْوَابِ أَوْ یُمْسِکُ ذَلِکَ عَنْهُمْ وَ یُعْطِیهِ ذَوِی قَرَابَتِهِ فَقَالَ لَا بَلْ یَبْعَثُ بِهَا إِلَى مَنْ بَیْنَهُ وَ بَیْنَهُ قَرَابَةٌ فَهَذَا أَعْظَمُ لِلْأَجْر»؛
[3]. Muhammad bin Ya’qub Kulaini, al-Kâfi, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari  dan Muhammad Akhundi, jil. 4, hal. 10, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cetakan Keempat, 1407 H.
«عَنْ أَبِی عَبْدِ اللَّهِ(ع) قَالَ سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ(ص) أَیُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ عَلَى ذِی الرَّحِمِ الْکَاشِح»
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah seseorang dapat mencapai derajat ijtihad dengan perantara komputer?
    22377 مبانی فقهی و اصولی
    Tak diragukan lagi dengan pesatnya kemajuan teknologi, pekerjaan bagi para juris dan mujtahid dalam melakukan inferensi (istinbâth) dan mengakses hukum-hukum syariat menjadi mudah di antaranya, sebagai contoh, apabila pada masa lalu seorang fakih (juris) untuk menemukan sebuah hadis maka ia harus menghabiskan waktunya berjam-jam atau bahkan berhari-hari ...
  • Bagaimana adanya Keburukan dan Kebaikan itu dapat selaras dengan Keesaan dan Kasih Tuhan?
    8669 Teologi Lama
    1.     Dunia ini sedemikian dicipta sehingga seluruh makhluk yang hidup di dalamnya saling bergantung satu dengan yang lain dan tidak mandiri; apabila kita ingin mengkaji seluruh bagian alam semesta ini maka akan kita jumpai bahwa seluruh makhluk laksana sebuah mata rantai yang saling ...
  • Apakah kita dapat melanggar aturan-aturan pemerintahan Islam berdasarkan fatwa marja taklid?
    4682 Hukum dan Yurisprudensi
    Berdasarkan pendapat seluruh fakih (juris) dan marja taklid agung dinyatakan bahwa wajib hukumnya mematuhi aturan-aturan yang berlaku dalam pemerintahan Republik Islam Iran.[1]Apabila semenjak sekarang ini Anda bertindak berdasarkan aturan dan hukum yang berlaku, maka perbuatan-perbuatan Anda di masa ...
  • Apakah metode filsafat jauh lebih mengakar ketimbang metode agamis?
    15368 Epistemologi
    Agama merupakan sekumpulan keyakinan, moralitas, aturan-aturan dan hukum-hukum yang disediakan bagi manusia melalui jalan wahyu dan akal untuk mengatur manusia dan masyarakat serta membina manusia menjadi manusia-manusia unggul. Karena itu, agama tidak berseberangan dengan akal bahkan agama adalah sebuah realitas paripurna dan yang meliputi dimana ...
  • Bagaimana perbedaan (perkembangan) sebelum baligh dan sesudah baligh (secara syari\'at)?
    4488 Serba-serbi
    Perkembangan manusia dibagi menjadi beberapa periode dan setiap periode memiliki karakteristiknya masing-masing. Kebanyakan setiap periode berbeda dengan periode-periode sebelumnya. Periode sebelum masuknya masa baligh dan setelah baligh juga memiliki karakteristik-karakteristik tersendiri dalam perkembangan jasmani dan rohani setiap orang. Berikut ini akan disebutkan beberapa perbedaan penting antara periode ...
  • Mengapa dalam ayat al-Quran secara lahiriah dinyatakan para nabi juga melakukan kesalahan dan tidak ada ayat yang secara lahiriah tentang kemaksuman para nabi?
    12726 Teologi Lama
    Sebelum kami menjawab pertanyaan ini, ada beberapa penjelasan dan mukadimah yang kami anggap perlu dijelaskan di sini sebagai berikut:1.       Dengan memperhatikan tema pertanyaan di atas, tidak disebutkan makna, pembagian, dan dalil-dalil kemaksuman (kesucian dari segala bentuk dosa dan kesalahan);
  • Atas dalil apa nama sebagian para nabi disebutkan dalam al-Qur'an?
    15097 Ulumul Quran
    Al-Qur'an bukan merupakan kitab sejarah, sirah atau mu'jam orang-orang sehingga kita dapat mengkaji riwayat hidup para nabi dan mensenarai nama-nama mereka di dalamnya. Al-Qur'an merupakan kitab petunjuk, pengajaran, tarbiyah, pensucian dan peringatan. Tujuan ini dapat terlaksana dengan menyebut sebagian nama dan riwayat hidup para nabi sebelumnya dan manusia-manusia ...
  • Dimanakah pedang Dzulfiqar Imam Ali As sekarang ini?
    39514 Tipologi dan Keunggulan Sifat
    Dzulfaqar dengan fatha “fa” dan kasra-nya (Dzulfiqar) merupakan nama dari pedang Rasulullah Saw.[1] Sehubungan dengan alasan penamaan pedang ini disebutkan bahwa lapisannya berasal dari duri yang pendek dan tinggi seperti tulang-tulang spinal manusia.[2] Kisah Dzulfiqar berasal dari salah satu ...
  • Bagaimana saya hidup sebagai seorang Syiah di kalangan Ahlusunnah?
    6233 Akhlak Praktis
    Menunaikan tugas-tugas yang dianjurkan para Imam Maksum bagi setiap Syiah adalah wajib. Namun bagi mereka yang hidup di kalangan Ahlusunnah maka pelaksanaan tugas-tugas ini lebih mesti hukumnya. Mengingat Anda bermukim di kalangan Ahlusunnah dan melakukan interaksi dengan mereka, maka Anda harus lebih memperhatikan dan melaksanakan banyak hal. Dalam kitab ...
  • Keunggulan apa yang terdapat pada madrasah-madrasah dan sistem-sistem religius dan non-religius?
    8900 Akhlak Teoritis
    Pertama-tama kiranya kita perlu mengingatkan bahwa kemiripan asli antara agama Islam dan agama-agama samawi lainnya yang belum mengalami penyimpangan adalah pengukuhan tauhid dan monoteisme di muka bumi dan membebaskan manusia dari penghambaan selain Tuhan. Hal ini sebagaimana yang ditegaskan dalam al-Qur’an, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada ...

Populer Hits