Advanced Search
Hits
21861
Tanggal Dimuat: 2014/05/22
Ringkasan Pertanyaan
Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Nabi Daniel As, mengancam Allah Swt untuk melakukan dosa . Apakah hal ini ada benarnya? Bagaimana kita dapat mencari sisi benar teks riwayat ini?
Pertanyaan
Dalam sebuah riwayat berikut ini disebutkan bahwa Nabi Daniel As, mengancam untuk melakukan dosa kepada Allah Swt. Apakah hal ini ada benarnya? Bagaimana kita dapat mencari sisi benar (taujih) teks riwayat ini? Dari Abi Ja\'far ia berkata : Sesungguhnya Allah telah menyuruh Nabi Dawud a.s. agar menemui hambaNya Danial dan berkata padanya : Wahai Danial, kamu telah melakukan kesalahan tiga kali dan Aku (Allah) telah mengampuninya bila kesalahan itu kau ulang yang keempat kalinya maka tidak Ku ampuni. Kemudian Danial berdoa pada Allah pada waktu sahur: Demi KeagunganMu sungguh bila engkau tidak mau menjagaku dari perbuatan dosa , maka aku pasti berbuat durhaka, berbuat durhaka, berbuat durhaka (Al Kaafi 2/316). Bagaimana mereka orang-orang Syiah itu percaya atas terlindunginya Imam dari dosa dan kesalahan padahal kita saksikan sendiri bagaimana buku induk pegangan Syi’ah mencela para Nabi seperti yang kita baca barusan, yang mengisahkan keberanian Nabi Danial pada Allah dengan berkata “sungguh aku akan berbuat maksiat”. Seseorang berkata pada Amirul mu’minin : “Wahai Amirul Mu’minin, di perut saya ada cairan kuning, apakah penyakitku ini dapat disembuhkan? Ali menjawab: Tulislah di perutmu ayat kursi, lalu siramkan air itu pada perutmu dan minumlah air itu, dan jadikan air itu sebagai jimat di perutmu, maka dengan izin Allah sakit di perutmu akan sembuh. Lalu si penanya melakukan apa yang diajarkan Amirul mu’minin dan benar-benar sembuh. (Al Kafi jilid 2 hal 457)
Jawaban Global
Riwayat yang dikutip dalam pertanyaan adalah sebagai berikut:
«إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَ جَلَّ أَوْحَى إِلَى‏ دَاوُدَ (ع) أَنِ ائْتِ عَبْدِی دَانِیَالَ فَقُلْ لَهُ إِنَّکَ عَصَیْتَنِی فَغَفَرْتُ لَکَ وَ عَصَیْتَنِی فَغَفَرْتُ لَکَ وَ عَصَیْتَنِی فَغَفَرْتُ لَکَ فَإِنْ أَنْتَ عَصَیْتَنِیَ الرَّابِعَةَ لَمْ أَغْفِرْ لَک‏ .... فَوَ عِزَّتِکَ لَئِنْ لَمْ تَعْصِمْنِی لَأَعْصِیَنَّکَ ثُمَّ لَأَعْصِیَنَّکَ ثُمَّ لَأَعْصِیَنَّک»‏
 
“Sesungguhnya Allah Swt mewahyukan kepada Daud As (yang berisikan perintah) untuk pergi ke hamba-Ku Daniel dan katakan kepadanya bahwa engkau telah berbuat dosa dan Aku telah mengampuninya dan memaafkan hingga tiga kali perbuatan  dosa yang dilakukan. Aku tidak akan  memaafkan apabila engkau melakukan sebanyak empat kali. Daud datang kepada Daniel dan menyampaikan pesan Allah Swt. Daniel menjawab, Engkau telah menyampaikan pesan Allah. Tatkala Subuh, Daniel sibuk bermunajat kepada Allah Swt dan berkata, ‘Tuhanku! Nabi-Mu Daud mengabarkan kepadaku bahwa Aku telah bermaksiat kepada-Mu dan Engkau juga telah memaafkanku. Demi keagungan-Mu! Apabila Engkau tidak menjagaku maka Aku akan kembali bermaksiat kepada-Mu.’”[1]
Riwayat ini dapat dijelaskan sebagaimana berikut:
  1. Maksiat dalam riwayat ini bermakna tark aula (meninggalkan perbuatan yang lebih utama) yang bisa saja dilakukan oleh para nabi.
  2. Apa yang disebutkan pada akhir riwayat bermakna bahwa hanya dengan kemaksuman-Mu yang mampu membuatkan terjauh dari dosa dan tentu saja hal  ini tidak  bermakna ancaman, melainkan mirip dengan tuturan Nabi Ibrahim yang berkata kepada Allah Swt:
«لَئِنْ لَمْ یَهْدِنی‏ رَبِّی لَأَکُونَنَّ مِنَ الْقَوْمِ الضَّالِّین»
“Sesungguhnya jika Tuhan-ku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang-orang yang sesat.” (Qs. al-An’am [6]:77)
Apa yang diyakini Syiah terkait dengan para imamnya adalah jenis kemaksuman ini yang diperoleh dengan petunjuk dan hidayah dari Allah Swt. [iQuest]
 

[1].  Muhammad bin Yakub Kulaini, al-Kâfi, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari dan Muhammad Akhundi, jil. 2, hal. 436, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cetakan Keempat, 1407 H.
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Tolong penjelasannya terkait dengan hal-hal yang mengantarai kisah pembuatan bahtera Nabi Nuh As yang disebutkan pada surah al-Hud?
    8211 Tafsir
    Ayat 37 dan 38 surah al-Hud secara ringkas menyinggung tentang kisah pembuatan bahtera Nabi Nuh As. Tatkala Nabi Nuh telah berputus asa atas kaumnya bahwa mereka tidak lagi pantas mendapatkan petunjuk dan titah Allah Swt terkait dengan azab telah keluar, dari sisi Allah Swt disampaikan kepada Nabi ...
  • Apakah kedudukan dan makam orang-orang saleh lebih tinggi dari makam kenabian?
    5722 Teologi Lama
    Seorang yang saleh artinya seseorang yang memiliki kelayakan dan kapabilitas menerima emanasi-emanasi Ilahi dan pelbagai karunia yang tidak terbatas serta orang yang menggondol derajat-derajat menjulang serta rahmat khusus. Makam ini tidak berada pada lintasan vertikal makam kenabian melainkan di samping dan pada jalur horizontal makam kenabian. Sifat ...
  • Apakah ada riwayat yang menyatakan kehalalan menggauli para budak wanita?
    27561 Hukum dan Yurisprudensi
    Tidak satu pun riwayat dalam literatur Islam, baik Syiah atau pun Sunni yang menyodorkan dalil kebolehan hubungan seksual seperti ini. Apa yang dijelaskan dalam pertanyaan di atas sama sekali tidak berkaitan dengan riwayat-riwayat yang disinggung. Yang disinggung dalam riwayat adalah pembahasan tentang ...
  • Tolong Anda jelaskan asas dan tipologi pemikiran Syiah?
    11000 Teologi Lama
    Asas pemikiran Syiah dan sumber seluruh maarif (plural pengetahuan) Syiah adalah al-Qur'an. Syiah memandang seluruh ayat-ayat dzahir Al-Qur’an, demikian juga perilaku dan perbuatan, bahkan diamnya Nabi Saw sebagai hujjah (argumen). Dan selanjutnya juga memandang ucapan, perilaku dan diamnya para Imam Maksum juga sebagai hujjah. Di samping al-Qur'an menjelaskan hujjiyah ...
  • Bagaimana tetap hidup di hati kita mengingat kematian dan hari kebangkitan?
    58 تجسس
  • Bagaimana saya dapat mengantisipasi melemahnya iman dan keyakinan?
    4590 Para Pembesar
    Untuk meningkatkan iman dan keyakinan agama maka keyakinan ini harus dibangun dengan argumentasi di atas fondasi ilmu dam makrifat. Keyakinan tidak boleh disusupi oleh masalah-masalah supertitious dan khurafat. Di samping itu mampu menjawab seluruh pelbagai syubhat dan keraguan akidah yang mungkin saja ada. Dalam tataran praktik, iman ...
  • Tolong jelaskan ayat-ayat yang menyebutkan bahwa para nabi itu berfikir rasional?
    6161 پیامبران و کتابهای آسمانی
    Seluruh nabi Allah, sebagai manusia yang paling sempurna, tanpa ragu, menyandang sifat-sifat yang mulia. Berpikir rasional dan logis merupakan salah satu dari sifat mulia ini yang dilakukan oleh seluruh nabi. Meski al-Quran tidak menyebutkan hal ini secara langsung, namun banyak bukti dari ayat-ayat dan riwayat-riwayat yang menegaskan ...
  • Apakah hukum pernikahan temporal itu telah dianulir?
    5024 Hukum dan Yurisprudensi
    Suatu hal yang pasti bahwa jenis pernikahan ini termasuk pernikahan legal pada masa Rasulullah Saw dan kita tidak memiliki dalil yang dapat diandalkan terkait dengan nasakh dan anulir hukum pernikahan ini pada masa Rasulullah Saw. Karena itu, sesuai dengan hukum pasti yang digunakan dalam disiplin ilmu Ushul ...
  • Bagaimana kita dapat mencegah dengan cepat was-was yang mendorong manusia melakukan dosa?
    10827 وسواس
    Was-was yang mendorong manusia melakukan perbuatan dosa seperti perbuatan dosa itu sendiri merupakan sebuah penyakit. Untuk mengobati was-was sepeti ini diperlukan dua tingkatan pencegahan dan pengobatan: Pada tingkat pencegahan dari was-was yang mendorong manusia melakukan perbuatan dosa yang harus diperhatikan adalah bahwa seseorang dengan menguatkan ...
  • Apa perbedaaan antara mukjizat nabi muhammad dengan mukjizat nabi lain dilihat dari segi sosial dan budaya?
    19374 معجزه حضرت محمد(ص)
    Mukjizat-mukjizat yang didemonstrasikan oleh para nabi Ilahi merupakan perintah Allah Swt kepada mereka. Melalui perantara mukjizat ini, mereka dapat menetapkan keabsahan klaim kenabian mereka, dalam kaitannya dengan tugas dan risalah untuk memberikan petunjuk dan keselamatan bagi umat manusia. Dengan memperhatikan pada kondisi-kondisi sosial dan budaya masyarakat yang ...

Populer Hits