Advanced Search
Hits
1791
Tanggal Dimuat: 2013/06/27
Ringkasan Pertanyaan
Bagaimana mencarikan jalan keluar atas riwayat yang bertentangan yang menunjukkan tentang pencatatan segera dosa dengan riwayat-riwayat yang menyebutkan bahwa pencatatan dosa itu bergantung pada adanya penyesalan hingga tujuh jam kemudian?
Pertanyaan
Terkadang terdengar bahwa Allah Swt membolehkan para malaikat untuk mencatat dosa-dosa manusia tatkala terlintas dalam benak mereka niat untuk melakukan dosa. Misalnya niat dan memutuskan untuk mencuri. Terkadang juga kita mendengar bahwa setelah melakukan dosa, Allah Swt memberikan izin kepada malaikat untuk mencatatnya 7 jam kemudian. Supaya menjadi maklum apakah si hamba akan bertaubat atau tidak? Dua riwayat ini saling bertentangan. Tolong Anda jelaskan. Terima kasih.
Jawaban Global
Dalam menjawab pertanyaan ini ada beberapa hal yang perlu dibahas secara terpisah:
  1. Pencatatan niat dosa: Terkait dengan pencatatan niat dosa dengan pencarian yang telah dilakukan, kami tidak menemukan sebuah riwayat yang menyebutkan demikian. Dari ayat-ayat al-Quran juga tidak dapat disimpulkan seperti ini; karena ayat-ayat dalam hal ini berkaitan dengan pengetahuan Tuhan terkait dengan niat-niat manusia; Allah Swt berfirman, Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (Qs Kaf [50]:16) Di sini, Allah Swt menyebutkan bahwa niat-niat bukanlah tanda pencatatan sebagai dosa atau pendahuluan dosa.
  2. Pencatatan segera dosa: Sehubungan dengan pencatatan segera dosa juga tidak ditemukan riwayat yang menyebutkan demikian. Akan tetapi sebagian ayat al-Quran dapat digunakan sebagai isyarat terhadap pencatatan segera dosa; seperti ayat ini, Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun.” (Qs al-Kahf [18]:49) Ayat ini sepertinya menyinggung tentang hal ini bahwa seluruh dosa-dosa itu akan dicatat.
  3. Dosa-dosa tidak akan dicatat hingga 7 jam kemudian: Banyak riwayat yang menyebutkan bahwa dosa-dosa tidak akan segera dicatat, melainkan sebagai contoh, diberikan waktu tujuh jam dan apabila orang yang bersangkutan dalam rentang waktu ini tidak bertaubat dan beristighfar maka dosa itu akan dicatat.[1]
  4. Sehubungan dengan pertentangan riwayat yang menunjukkan atas tiadanya pencatatan segera dosa dengan dalil-dalil yang lain yang menyinggung tentang pencatatan segera dosa dapat dikatakan bahwa, “Tidak ada pertentangan; karena kemungkinan maksud riwayat yang menyebutkan dosa-dosa hingga tujuh jam kemudian tidak akan dicatat; bahwa pencatatan terakhir akan dilakukan hingga tujuh jam kemudian; meski pencatatan ini masih sifatnya pencatatan pertama karena al-Quran yang menyebutkan, “Dalam buku catatan amal manusia kecil dan besar akan dicatat; maksudnya pencatatan terakhir; artinya dosa-dosa yang dilakukan tidak disertai dengan istighfar dan taubat dan salah satu bukti yang menyokong penafsiran ini adalah bahwa Allah Swt pada ayat 49 surah al-Kahf, hanya orang-orang yang di hari kiamat yang berada pada barisan para pendosa yang mengkhawatirkan masalah ini dan bukan orang-orang yang melakukan kesalahan dan kemudian dengan perbuatan baik dan taubat ia menepiskan pengaruh-pengaruh kesalahannya itu. [iQuest]
 
 
 
 

[1] Kulaini, Muhammad bin Ya'qub, al-Kāfi, Riset dan edit oleh Ghaffari, Ali Akbar, Akhundi, Muhammad, jld. 2, hlm. 437, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cet. IV, 1407 H.
«عن عبد الصمد بن بشير عن أبي عبد الله ع قال: العبد المؤمن إذا أذنب ذنبا أجله الله سبع‏ ساعات‏ فإن استغفر الله لم يكتب عليه شي‏ء و إن مضت الساعات و لم يستغفر كتبت عليه سيئة و إن المؤمن ليذكر ذنبه‏ بعد عشرين سنة حتى يستغفر ربه فيغفر له و إن الكافر لينساه من ساعته».
«عن أبي عبد الله ع قال: من عمل سيئة أجل فيها سبع ساعات من النهار فإن قال أستغفر الله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم ثلاث مرات لم يكتب عليه»‏
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apakah kita harus melakukan istikhâra apabila ingin melangsungkan pernikahan?
    6047 Akhlak Praktis 2010/01/28
    Masalah pernikahan dan membentuk ikatan rumah tangga merupakan masalah yang paling penting dalam kehidupan manusia semenjak awal sejarah kehidupan manusia. Pernikahan dan ikatan rumah tangga merupakan masalah terpenting dan rukun asasi dalam masyarakat manusia. Jelas bahwa masalah yang amat penting seperti ini harus dilakukan dengan penuh ...
  • Apa hukumnya membatalkan salat dengan sengaja menurut fatwa Pemimpin Agung Revolusi Imam Khamenei?
    14825 Hukum dan Yurisprudensi 2011/06/19
    Haram hukumnya membatalkan dan memutus salat wajib dalam kondisi ikhtiar (tidak darurat) hanya saja perbuatan ini tidak menyebabkan orang harus membayar kaffarah. Apabila seseorang ragu dan syak bahwa apakah salatnya telah benar ia kerjakan atau tidak maka ia tidak boleh mengindahkan ragunya itu dan harus bersandar bahwa salat yang telah ...
  • Tolong Anda sebutkan pada surah dan ayat mana wilâyah fakih dinyatakan dalam al-Qur’an?
    7597 Hukum dan Yurisprudensi 2011/06/02
    Dalam menetapkan wilâyah fakih, sebagian ulama bersandar pada beberapa ayat al-Qur’an dan menginferensi konsep wilâyah fakih dari keumuman ayat-ayat ini. Ayat-ayat tersebut menyatakan, “Maka putuskanlah perkara mereka menurut ketentuan yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap ...
  • Apakah boleh pria mengenakan anting?
    15151 Hukum dan Yurisprudensi 2010/09/18
    Terdapat dua pakem dan aturan Islam dalam membolehkan kaum pria mengenakan anting:1.     Tidak berasal dari jenis emas karena mengenakan emas apapun tujuannya (sebagai perhiasan atau bukan) adalah haram bagi kaum pria. 2.     Tidak berasal dari alat-alat ...
  • Apa hukumnya menggunakan cincin emas putih bagi kaum pria?
    11035 Hukum dan Yurisprudensi 2010/12/01
    Sesuai fatwa para fukaha (juris) kita bahwa diharamkan bagi kaum pria berhias dengan emas terlepas apakah emas itu adalah emas kuning atau emas putih. Namun harus diperhatikan bahwa platinum adalah bersumber dari bahan metal bukan dari bahan emas.[1]
  • Apa falsafah ziarah kepada para imam maksum As itu?
    5780 Filsafat Hukum 2010/04/08
    Ziarah adalah adanya kecendrungan dan inklinasi batin terhadap seseorang atau sesuatu yang disertai dengan takzim (pengagungan) dan takrim (pemuliaan). Mengingat bahwa hakikat manusia itu adalah ruhnya dan ruh manusia sekali-kali tidak akan binasa. Seorang penziarah yang berziarah kepada seorang pembesar sejatinya berziarah kepada sebuah entitas yang hidup. ...
  • Bolehkah seorang Muslim mendatangi gereja dan melakukan salat atau bermunajat dengan-Nya di tempat itu?
    13171 Hukum dan Yurisprudensi 2012/02/14
    Tentunya, tidak ada masalah apabila Anda hanya sekedar pergi ke gereja tanpa melakukan aktivitas ritual tertentu.Lain halnya jika Muslim yang hadir di tempat itu sedemikian berpengaruh sehingga hanya dengan sekedar memasuki tempat itu telah mampu menyemarakkan gereja atau seorang Muslim dari sisi pengetahuan dan kelabilannya sedemikian sehingga ...
  • Bagaimana pandangan al-Quran dan riwayat terkait dengan kematian ikhtiari?
    9589 موت اختیاری 2012/08/22
    Mungkin dapat dikatakan bahwa faktor utama mengemukanya istilah “kematian ikhtiari” dalam dunia Irfan adalah bersumber dari sabda Rasulullah Saw yang menyatakan, “Mutû qabla an tamutû.” (Matilah [engkau] sebelum mati). Dalam sabda ini, mutu (matilah) yang pertama bermakna kematian dan mengemuka sebagai sebuah perbuatan ikhtiari dan tamutu (kematian ...
  • Apa yang dimaksud bahwa gunung-gunung adalah pasak bumi sebagaimana yang disebutkan dalam al-Qur’an?
    15344 Ulumul Quran 2011/03/10
    Dalam literatur-literatur Islam disebutkan pelbagai tipologi dan ragam manfaat atas keberadaan gunung-gunung. Di antaranya bahwa gunung-gunung tersebut laksana pasak yang tertancap di atas permukaan bumi dan laksana timbangan-timbangan yang menyeimbangkan bumi. Keberadaan gunung-gunung tersebut dan tersebarnya gunung-gunung tersebut di sana-sini di atas permukaan bumi telah ...
  • Apa hukum salat jenazah pada mazhab Ja’fari? Dan bagaimana cara pelaksanaannya?
    5929 Hukum dan Yurisprudensi 2012/10/23
    Jawaban yang diberikan oleh para juris (fakih) Syiah terhadap pertanyaan di atas adalah sebagai berikut: Wajib mendirikan salat atas jenazah Muslim atau anak yang dihukumi sebagai Muslim[1] dan telah genap berusia enam tahun.[2] Salat jenazah memiliki lima takbir dan di antara setiap ...

Populer Hits