Advanced Search
Hits
2733
Tanggal Dimuat: 2013/06/27
Ringkasan Pertanyaan
Bagaimana mencarikan jalan keluar atas riwayat yang bertentangan yang menunjukkan tentang pencatatan segera dosa dengan riwayat-riwayat yang menyebutkan bahwa pencatatan dosa itu bergantung pada adanya penyesalan hingga tujuh jam kemudian?
Pertanyaan
Terkadang terdengar bahwa Allah Swt membolehkan para malaikat untuk mencatat dosa-dosa manusia tatkala terlintas dalam benak mereka niat untuk melakukan dosa. Misalnya niat dan memutuskan untuk mencuri. Terkadang juga kita mendengar bahwa setelah melakukan dosa, Allah Swt memberikan izin kepada malaikat untuk mencatatnya 7 jam kemudian. Supaya menjadi maklum apakah si hamba akan bertaubat atau tidak? Dua riwayat ini saling bertentangan. Tolong Anda jelaskan. Terima kasih.
Jawaban Global
Dalam menjawab pertanyaan ini ada beberapa hal yang perlu dibahas secara terpisah:
  1. Pencatatan niat dosa: Terkait dengan pencatatan niat dosa dengan pencarian yang telah dilakukan, kami tidak menemukan sebuah riwayat yang menyebutkan demikian. Dari ayat-ayat al-Quran juga tidak dapat disimpulkan seperti ini; karena ayat-ayat dalam hal ini berkaitan dengan pengetahuan Tuhan terkait dengan niat-niat manusia; Allah Swt berfirman, Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (Qs Kaf [50]:16) Di sini, Allah Swt menyebutkan bahwa niat-niat bukanlah tanda pencatatan sebagai dosa atau pendahuluan dosa.
  2. Pencatatan segera dosa: Sehubungan dengan pencatatan segera dosa juga tidak ditemukan riwayat yang menyebutkan demikian. Akan tetapi sebagian ayat al-Quran dapat digunakan sebagai isyarat terhadap pencatatan segera dosa; seperti ayat ini, Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun.” (Qs al-Kahf [18]:49) Ayat ini sepertinya menyinggung tentang hal ini bahwa seluruh dosa-dosa itu akan dicatat.
  3. Dosa-dosa tidak akan dicatat hingga 7 jam kemudian: Banyak riwayat yang menyebutkan bahwa dosa-dosa tidak akan segera dicatat, melainkan sebagai contoh, diberikan waktu tujuh jam dan apabila orang yang bersangkutan dalam rentang waktu ini tidak bertaubat dan beristighfar maka dosa itu akan dicatat.[1]
  4. Sehubungan dengan pertentangan riwayat yang menunjukkan atas tiadanya pencatatan segera dosa dengan dalil-dalil yang lain yang menyinggung tentang pencatatan segera dosa dapat dikatakan bahwa, “Tidak ada pertentangan; karena kemungkinan maksud riwayat yang menyebutkan dosa-dosa hingga tujuh jam kemudian tidak akan dicatat; bahwa pencatatan terakhir akan dilakukan hingga tujuh jam kemudian; meski pencatatan ini masih sifatnya pencatatan pertama karena al-Quran yang menyebutkan, “Dalam buku catatan amal manusia kecil dan besar akan dicatat; maksudnya pencatatan terakhir; artinya dosa-dosa yang dilakukan tidak disertai dengan istighfar dan taubat dan salah satu bukti yang menyokong penafsiran ini adalah bahwa Allah Swt pada ayat 49 surah al-Kahf, hanya orang-orang yang di hari kiamat yang berada pada barisan para pendosa yang mengkhawatirkan masalah ini dan bukan orang-orang yang melakukan kesalahan dan kemudian dengan perbuatan baik dan taubat ia menepiskan pengaruh-pengaruh kesalahannya itu. [iQuest]
 
 
 
 

[1] Kulaini, Muhammad bin Ya'qub, al-Kāfi, Riset dan edit oleh Ghaffari, Ali Akbar, Akhundi, Muhammad, jld. 2, hlm. 437, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Tehran, Cet. IV, 1407 H.
«عن عبد الصمد بن بشير عن أبي عبد الله ع قال: العبد المؤمن إذا أذنب ذنبا أجله الله سبع‏ ساعات‏ فإن استغفر الله لم يكتب عليه شي‏ء و إن مضت الساعات و لم يستغفر كتبت عليه سيئة و إن المؤمن ليذكر ذنبه‏ بعد عشرين سنة حتى يستغفر ربه فيغفر له و إن الكافر لينساه من ساعته».
«عن أبي عبد الله ع قال: من عمل سيئة أجل فيها سبع ساعات من النهار فإن قال أستغفر الله الذي لا إله إلا هو الحي القيوم ثلاث مرات لم يكتب عليه»‏
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

  • Apa keistimewaan berpuasa pada bulan Dzulhijah?
    5150 Puasa-puasa Mustahab, Makruh dan Haram
    Terlepas dari banyaknya ganjaran dan pahala berpuasa sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah, juga terdapat hari-hari dan momen-momen penting pada awal bublan Dzulhijjah ini sehingga berpuasa pada hari itu masing-masing memiliki pahala tersendiri yang akan dijelaskan sebagai berikut: Pahala umum puasa bulan Dzulhijjah: Tatkala tiba bulan ...
  • Apakah ucapan ini “Nabi Muhammad Saw menciptakan Adam As dengan izin Allah Swt” ada benarnya?
    10788 Teologi Lama
    Seluruh eksisten di alam ini memiliki dua entitas. Pertama entitas ilmi (konsep) dan disebut sebagai entitas cahaya di sisi Allah Swt. Kedua, entitas aini (luaran) seperti entitas di alam materi bagi eksisten-eksisten material. Adanya entitas nuri (cahaya) Rasulullah Saw pada entitas ilmi tersebut lantaran keuniversalan ...
  • Kira-kira berapa usia Nabi Khidir hingga saat ini?
    128089 Sejarah Para Pembesar
    Perlu ditandaskan di sini bahwa dalam al-Qur’an tidak disebutkan secara tegas nama Nabi Khidir melainkan dengan redaksi, “Seorang hamba diantara hamba-hamba Kami yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.” (Qs. Al-Kahfi [18]:65) Ayat ini menjelaskan ...
  • Apa sihir itu dalam pandangan Syiah? Bagaimana caranya menangkal sihir?
    12294 Tafsir
    Sihir merupakan perbuatan ekstraordinari yang terkadang sama dengan sulap dan permainan akrobatik. Dan terkadang memiliki sisi kejiwaan, fantasi, dan diktasi. Dan terkadang dengan pemanfaatan atribut asing fisika dan kimia sebagian dari benda-benda dan unsur-unsur dan terkadang dilakukan melalui bantuan setan-setan. Para penyihir adalah orang-orang tersesat dan pencinta dunia yang pokok ...
  • Apakah frase hayya ‘ala khair al-‘amal merupakan bagian dari adzan?
    6800 وضو، اذان و نماز
    Kaum Muslimin berbedap pendapat terkait dengan ada dan tiadanya frase hayya ‘ala khair al-‘amal (marilah menuju amalan terbaik) dalam adzan. Sebagian memasukkan frase ini setelah frase “hayya ‘ala al-falâh” ((marilah menuju kemenangan))dan sebagian lainnya tidak menyertakannya dalam adzan mereka. Kedua pendapat ini masing-masing bersandar pada perbuatan Rasulullah ...
  • Konsekuensi penerimaan konsep prinsipalitas kuiditas dan prinsipalitas wujud?
    6719
    Sebelum Farabi kira-kira seluruh pembahasan filsafat berporos pada kuiditas dan setidaknya secara tidak sadar berpijak pada prinsipalitas kuiditas. Kita juga tidak menyaksikan adanya nukilan dari tuturan-tuturan para filosof Yunani yang menunjukkan kecendrungan pada prinsipalitas wujud. Namun di kalangan filosof Islam semisal Farabi, Ibnu Sina, Bahmaniyar, Mir ...
  • Apakah kaum Khawarij telah menyimpang pada perang Nahrawan? Dan apakah Ali As memiliki keraguan untuk memadamkan api fitnah Mu'awiyah?
    30624 Sejarah Kalam
    Khawarij dulunya adalah pengikut Imam Ali kemudian berpisah dengan beliau pasca perang Shiffin karena penentangan mereka terhadap Imam Ali terkait dengan masalah tahkim atau hakamiyah (arbitrase). Mereka yang tadinya patuh dan taat di jalan Imam Ali kemudian keluar (kharij) dan membangkang melawan baginda Ali As. Atas dasar ...
  • Apakah cincin harus dikenakan di tangan kanan?
    65750 Hukum dan Yurisprudensi
    Salah satu sunnah Rasulullah Saw dan para Imam Maksum As adalah menggunakan cincin di tangan kanan yang disebutkan dalam beberapa riwayat terkait dengan jenis, bentuk dan ukiran (tulisan) di atas cincin tersebut. Di samping itu dianjurkan (lebih baik) ...
  • Apakah Ja’dah memiliki anak dari Imam Hasan As?
    9125 Sejarah Para Pembesar
    Ja’dah adalah putri dari Asy’ats bin Qais Kindi. Asy’ats adalah orang yang terkenal pada masa awal kedatangan Islam dan termasuk orang munafik yang paling berbahaya pada masa itu. Sesuai dengan catatan Baladzuri, Ja’dah, berkat kelicikan ayahnya, berhasil dipersunting oleh Imam Hasan Mujtaba As.[1]Dalam ...
  • Bagaimana penjelasan keadilan Ilahi dengan adanya penderitaan yang dialami hewan-hewan?
    4926 Teologi Lama
    Ada anggapan bahwa sebagaimana hewan-hewan tidak memiliki kekuatan berfikir dan berargumen, maka dari itu kebanyakan dari rasa sakit dan penderitaan yang mungkin dialami oleh mereka. Anggapan ini tentu saja tidak sesuai kenyataan. Namun demikian tidak berarti mereka sama sekali tidak memiliki rasa sakit dan penderitaan, pada batasan ...

Populer Hits