Advanced Search
Hits
5984
Tanggal Dimuat: 2010/01/07
Ringkasan Pertanyaan
Apa hukum bekerjasama dengan musuh-musuh Islam yang memerangi Islam pada perang saraf?
Pertanyaan
Iran (melalui Kementerian Intelejen) telah mengeluarkan keputusan tentang larangan bekerjasama dengan gerakan anti pemerintah dan Wilayah Fakih. Tetapi beberapa orang rekan saya menjalin kerjasama dengan mereka. Saya belum mengetahui apa sebenarnya hukum kerjasama dengan musuh-musuh Iran itu pada psy war (perang saraf) sekarang ini? Tolong bimbingannya.
Jawaban Global

Ayatullah Mahdi Hadawi Tehrani (semoga Allah senantiasa memberkahinya) memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut sebagai berikut: "Bekerjasama dengan musuh-musuh Islam yang memerangi Islam dalam bentuk apapun, hukumnya adalah haram. Dan memperoleh uang dengan jalan seperti ini tidak dibenarkan dalam syariat . Seluruh uang yang diperoleh darinya adalah haram. Karena itu, untuk membelanjakannya harus mendapat izin dari Wali Faqih terlebih dahulu. Artinya, uang itu tidak boleh dibelanjakan kecuali setelah mendapat izin dari Wali Faqih.[IQuest]

 

Untuk telaah lebih jauh, silahkan lihat beberapa indeks berikut ini:

1.     Indeks: Ihwal Mukmin Sejati, Pertanyaan No. 802, Site: 863.

2.     Indeks: Perilaku kaum Muslimin dengan orang-orang non-Muslim, Pertanyaan No. 1644, Site:1854.

3.     Indeks: Keyakinan terhadap Wilayah Fakih, Pertanyaan No. 5957, Site: 646.

4.     Indeks: Kiat Menghadapi Psy War, Pertanyaan No. 6891, Site: 7131.

5.     Indeks: Beberapa Pekerjaan Haram, Pertanyaan No. 519, Site: 566.

Jawaban Detil
Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban detil
Terjemahan dalam Bahasa Lain
Komentar
Jumlah Komentar 0
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
contoh : Yourname@YourDomane.ext
Silahkan Masukkan Redaksi Pertanyaan Dengan Tepat
<< Libatkan Saya.
Silakan masukkan jumlah yang benar dari Kode Keamanan

Klasifikasi Topik

Pertanyaan-pertanyaan Acak

Populer Hits